Perbedaan Boba Network dan Covalent X Token: Boba Network diperdagangkan di Rp362,13 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Covalent X Token diperdagangkan di Rp69,28 (kapitalisasi pasar Rp65,46M, volume 24 jam Rp3,64M). Perbedaan utamanya: Boba Network jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Covalent X Token, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 967,1M / 1B CXT (97%) milik Covalent X Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Covalent X Token selama 10 Hari.
| BOBA | CXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp65,46M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp3,64M |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 967,1M / 1B CXT (97%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 10 Hari |
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →CXT adalah token utilitas dan tata kelola Jaringan Covalent yang menjaga ketersediaan data historis Ethereum. Token ini digunakan untuk staking dan memungkinkan pemegang berpartisipasi dalam tata kelola terdesentralisasi. Jaringan ini mempermudah pengembang dalam mengakses data ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman CXT →