Perbedaan Boba Network dan Cross The Ages: Boba Network diperdagangkan di Rp361,54 (kapitalisasi pasar Rp172,32M, volume 24 jam Rp36,87M), sedangkan Cross The Ages diperdagangkan di Rp14,04 (kapitalisasi pasar Rp7,03M, volume 24 jam Rp248,31jt). Perbedaan utamanya: Boba Network jauh lebih besar — sekitar 24,5× kapitalisasi pasar Cross The Ages, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 500M / 500M CTA (100%) milik Cross The Ages. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 9 Hari dan Cross The Ages selama 7 Hari.
| BOBA | CTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp172,32M | Rp7,03M |
Volume (24h) | Rp36,87M | Rp248,31jt |
Suplai yang Beredar | 493,6M / 500M BOBA (99%) | 500M / 500M CTA (100%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman BOBA →Cross The Ages (CTA) adalah IP multimedia yang mencakup video game, buku, film, koleksi figur, dan lainnya, dengan menggabungkan ekosistem Web2 dan Web3. CTA membangun semesta luas yang menghadirkan berbagai pengalaman dan hiburan bagi komunitasnya.
Selengkapnya di halaman CTA →