Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Boba Network (BOBA) vs Bedrock (BR)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Boba Network dan Bedrock: Boba Network diperdagangkan di Rp328,98 (kapitalisasi pasar Rp161,8M, volume 24 jam Rp11,78M), sedangkan Bedrock diperdagangkan di Rp4.100 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp160,93M). Perbedaan utamanya: Bedrock jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Boba Network, dan suplai beredar Boba Network 493,6M / 500M BOBA (99%) dibanding 301,7M / 1B BR (31%) milik Bedrock. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Boba Network selama 11 Hari dan Bedrock selama 5 Hari.

BOBABR
Kap. Pasar
Rp161,8MRp1,23T
Volume (24h)
Rp11,78MRp160,93M
Suplai yang Beredar
493,6M / 500M BOBA (99%)301,7M / 1B BR (31%)
Typical Hold Time
11 Hari5 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Boba Network

Boba Network saat ini diperdagangkan pada Rp332,89 dengan kapitalisasi pasar Rp164,37 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages. Harga berada di dekat support S1 (Rp332) dengan indikator osilator netral. Token telah mencapai 99% sirkulasi dari total supply 500 juta BOBA, namun tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam periode terakhir.

Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual teknis yang dominan. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support terdekat, sementara risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketiadaan catalyst fundamental yang dapat mendorong pemulihan harga dalam waktu dekat.

Bedrock

Token BR saat ini diperdagangkan pada level Rp3.939 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages yang menunjukkan tekanan jual dominan. Market cap mencapai Rp1,17 triliun dengan supply yang beredar 301,7 juta dari total 1 juta token. RSI dalam zona netral menunjukkan momentum sideways, sementara ADX mengindikasikan tren bearish yang masih kuat. Hold time rata-rata hanya 5 hari mencerminkan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.

Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp1.992, namun risiko likuiditas dan tekanan jual institusional perlu diwaspadai. Investor harus memantau level support kritis dan volume trading untuk konfirmasi perubahan tren.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

BOBA

Belum ada data sentimen.

BR
61% Beli39% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 5 Hari

Tentang Boba Network

Boba Network adalah solusi layer 2 multichain berbasis optimistic yang meningkatkan komunikasi blockchain menggunakan teknologi rollup. Sepenuhnya kompatibel dengan alat berbasis EVM, Boba mendukung Avalanche, BNB, Moonbeam, dan Fantom, menghadirkan transaksi super cepat dengan biaya 40 hingga 100 kali lebih rendah dibanding Layer 1. Didukung oleh teknologi Hybrid Compute, Boba Network memungkinkan pengembang membuat smart contract lebih cerdas dengan memanfaatkan komputasi off-chain dan data dunia nyata, memberikan pengalaman lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi.

Selengkapnya di halaman BOBA

Tentang Bedrock

Bedrock DAO adalah kerangka tata kelola ekosistem Bedrock, yang memberi pemegang BR hak suara melalui veBR. Kekuatan suara meningkat sesuai durasi penguncian dan di-reset tiap musim untuk menjaga keadilan. Pemegang veBR dapat menentukan parameter protokol, insentif, dan alokasi likuiditas, dengan kendali tata kelola yang secara bertahap beralih dari tim Bedrock ke komunitas.

Selengkapnya di halaman BR