Perbedaan Bancor dan Zilliqa: Bancor diperdagangkan di Rp4.816 (kapitalisasi pasar Rp518,62M, volume 24 jam Rp61,11M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp38,42M). Perbedaan utamanya: Zilliqa jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Bancor, dan suplai Zilliqa dibatasi (20,1B / 21B ZIL (96%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan Zilliqa selama 128 Hari.
| BNT | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp518,62M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp61,11M | Rp38,42M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 128 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →