Perbedaan Bancor dan eCash: Bancor diperdagangkan di Rp4.787 (kapitalisasi pasar Rp518,62M, volume 24 jam Rp61,11M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1211 (kapitalisasi pasar Rp2,38T, volume 24 jam Rp1,48T). Perbedaan utamanya: eCash jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Bancor, dan suplai eCash dibatasi (20,1T / 21T XEC (96%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| BNT | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp518,62M | Rp2,38T |
Volume (24h) | Rp61,11M | Rp1,48T |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →