Perbedaan Bancor dan WAX: Bancor diperdagangkan di Rp4.816 (kapitalisasi pasar Rp518,62M, volume 24 jam Rp61,11M), sedangkan WAX diperdagangkan di Rp71,26 (kapitalisasi pasar Rp326,11M, volume 24 jam Rp20,37M). Perbedaan utamanya: Bancor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bancor 107,8M BNT dibanding 4,6B WAXP milik WAX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan WAX selama 56 Hari.
| BNT | WAXP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp518,62M | Rp326,11M |
Volume (24h) | Rp61,11M | Rp20,37M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 4,6B WAXP |
Typical Hold Time | 37 Hari | 56 Hari |
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →WAX (WAXP) adalah blockchain yang dibuat khusus, dirilis pada tahun 2017 dan dirancang untuk membuat transaksi e-commerce lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih aman bagi setiap pihak yang terlibat. Blockchain WAX menggunakan bukti kepemilikan yang didelegasikan atau delegated proof-of-stake (DPoS) sebagai mekanisme konsensusnya.
Selengkapnya di halaman WAXP →