Perbedaan Bancor dan SuperRare: Bancor diperdagangkan di Rp4.818 (kapitalisasi pasar Rp515,96M, volume 24 jam Rp65,01M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp226,1 (kapitalisasi pasar Rp185,64M, volume 24 jam Rp113,9M). Perbedaan utamanya: Bancor jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan SuperRare selama 30 Hari.
| BNT | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp515,96M | Rp185,64M |
Volume (24h) | Rp65,01M | Rp113,9M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →