Perbedaan Bancor dan Nexo: Bancor diperdagangkan di Rp4.832 (kapitalisasi pasar Rp521,01M, volume 24 jam Rp60,5M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp13.150 (kapitalisasi pasar Rp8,6T, volume 24 jam Rp122,8M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar Bancor, dan suplai Nexo dibatasi (646,1M / 1B NEXO (65%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| BNT | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp521,01M | Rp8,6T |
Volume (24h) | Rp60,5M | Rp122,8M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 29 Hari |
Berita terbaru kedua aset
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →