Perbedaan Bancor dan MOBOX: Bancor diperdagangkan di Rp4.804 (kapitalisasi pasar Rp518,62M, volume 24 jam Rp61,11M), sedangkan MOBOX diperdagangkan di Rp35,65 (kapitalisasi pasar Rp43,26M, volume 24 jam Rp66,42M). Perbedaan utamanya: Bancor jauh lebih besar — sekitar 12× kapitalisasi pasar MOBOX, dan suplai MOBOX dibatasi (550,3M / 550,3M MBOX (100%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan MOBOX selama 53 Hari.
| BNT | MBOX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp518,62M | Rp43,26M |
Volume (24h) | Rp61,11M | Rp66,42M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 550,3M / 550,3M MBOX (100%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 53 Hari |
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →MOBOX adalah platform game dan kreator metaverse. Token MBOX adalah native utility token yang digunakan untuk memproses transaksi melalui platform game NFT. Token ini merupakan token BEP-20 yang akan didistribusikan selama 5 tahun dengan persediaan maksimum 1.000.000.000 meskipun jumlah ini akan berkurang karena buyback dan burn otomatis setiap harinya.
Selengkapnya di halaman MBOX →