Perbedaan Bancor dan Jito: Bancor diperdagangkan di Rp4.824 (kapitalisasi pasar Rp521,01M, volume 24 jam Rp60,5M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp11.775 (kapitalisasi pasar Rp5,91T, volume 24 jam Rp865,95M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 11,3× kapitalisasi pasar Bancor, dan suplai beredar Bancor 107,8M BNT dibanding 493,9M JTO milik Jito. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan Jito selama 28 Hari.
| BNT | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp521,01M | Rp5,91T |
Volume (24h) | Rp60,5M | Rp865,95M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 493,9M JTO |
Typical Hold Time | 37 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →