Perbedaan Bancor dan Hive: Bancor diperdagangkan di Rp4.805 (kapitalisasi pasar Rp518,62M, volume 24 jam Rp61,11M), sedangkan Hive diperdagangkan di Rp875,37 (kapitalisasi pasar Rp493,14M, volume 24 jam Rp27,39M). Perbedaan utamanya: Bancor dan Hive berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bancor 107,8M BNT dibanding 566,3M HIVE milik Hive. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan Hive selama 41 Hari.
| BNT | HIVE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp518,62M | Rp493,14M |
Volume (24h) | Rp61,11M | Rp27,39M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 566,3M HIVE |
Typical Hold Time | 37 Hari | 41 Hari |
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →HIVE adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan mendampingi keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). Hive dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi dalam berbagai waktu. Contoh penggunaan termasuk media sosial dengan imbalan uang untuk produsen konten, permainan interaktif, manajemen identitas, sistem polling, dan pinjaman mikro.
Selengkapnya di halaman HIVE →