Perbedaan Bancor dan Gram: Bancor diperdagangkan di Rp4.633 (kapitalisasi pasar Rp469,38M, volume 24 jam Rp28,93M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.899 (kapitalisasi pasar Rp66,01T, volume 24 jam Rp698,87M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 140,6× kapitalisasi pasar Bancor, dan suplai beredar Bancor 101,5M BNT dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 38 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| BNT | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp469,38M | Rp66,01T |
Volume (24h) | Rp28,93M | Rp698,87M |
Suplai yang Beredar | 101,5M BNT | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 38 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BNT saat ini diperdagangkan pada Rp4.592 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh indikator jual (17 vs 3 beli). Token berada dalam tren turun dengan market cap Rp465,19 juta dan supply beredar 101,5 juta BNT. RSI menunjukkan kondisi oversold di timeframe 12 (15,42) namun masih netral di timeframe 6. Support terdekat berada di level Rp4.450.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan tekanan jual kuat dari moving averages. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang muncul jika token mampu bertahan di atas support kunci Rp4.450 dan menunjukkan pemulihan volume trading.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →