Perbedaan Bancor dan DIA: Bancor diperdagangkan di Rp4.812 (kapitalisasi pasar Rp515,96M, volume 24 jam Rp65,01M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp1.844 (kapitalisasi pasar Rp219,88M, volume 24 jam Rp23,12M). Perbedaan utamanya: Bancor jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai DIA dibatasi (119,7M / 200M DIA (60%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 37 Hari dan DIA selama 25 Hari.
| BNT | DIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp515,96M | Rp219,88M |
Volume (24h) | Rp65,01M | Rp23,12M |
Suplai yang Beredar | 107,8M BNT | 119,7M / 200M DIA (60%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →