Perbedaan Bancor dan DeepBook Protocol: Bancor diperdagangkan di Rp4.613 (kapitalisasi pasar Rp467,08M, volume 24 jam Rp33,12M), sedangkan DeepBook Protocol diperdagangkan di Rp254,84 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp45,33M). Perbedaan utamanya: DeepBook Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Bancor, dan suplai DeepBook Protocol dibatasi (5,6B / 10B DEEP (57%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 38 Hari dan DeepBook Protocol selama 14 Hari.
| BNT | DEEP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp467,08M | Rp1,43T |
Volume (24h) | Rp33,12M | Rp45,33M |
Suplai yang Beredar | 101,5M BNT | 5,6B / 10B DEEP (57%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →DeepBook adalah buku pesanan terdesentralisasi (CLOB) di blockchain Sui yang menawarkan kinerja tinggi dan latensi rendah. Beroperasi sepenuhnya on-chain, DeepBook meningkatkan kemampuan pemrograman dan likuiditas di ekosistem DeFi. Dengan menyediakan likuiditas yang lebih rapat dan kontrol lebih besar bagi penyedia likuiditas dibandingkan model tradisional, DeepBook berfungsi sebagai pusat likuiditas grosir utama untuk berbagai layanan keuangan.
Selengkapnya di halaman DEEP →