Perbedaan Bancor dan Core: Bancor diperdagangkan di Rp4.592 (kapitalisasi pasar Rp465,19M, volume 24 jam Rp31,14M), sedangkan Core diperdagangkan di Rp335,63 (kapitalisasi pasar Rp421,7M, volume 24 jam Rp48,87M). Perbedaan utamanya: Bancor dan Core berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Bancor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bancor selama 38 Hari dan Core selama 39 Hari.
| BNT | CORE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp465,19M | Rp421,7M |
Volume (24h) | Rp31,14M | Rp48,87M |
Suplai yang Beredar | 101,5M BNT | 1,2B / 2,1B CORE (60%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bancor adalah satu-satunya protokol staking terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan uang dengan eksposur token tunggal dan perlindungan penuh dari kerugian sementara. Token protokol yang digunakan di jaringan ini adalah Bancor Network Token atau BNT. Token ini memungkinkan trader untuk menyediakan likuiditas dalam pool yang tersedia di jaringan.
Selengkapnya di halaman BNT →CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →