Perbedaan Binance Staked SOL dan Swell Network: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.524.970 (kapitalisasi pasar Rp13,8T, volume 24 jam Rp9,77M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,23 (kapitalisasi pasar Rp66,33M, volume 24 jam Rp32,31M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 208,1× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5B / 10B SWELL (51%)), sedangkan Binance Staked SOL terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 30 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.
| BNSOL | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,8T | Rp66,33M |
Volume (24h) | Rp9,77M | Rp32,31M |
Suplai yang Beredar | 9M BNSOL | 5B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 20 Hari |
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →