Perbedaan Binance Staked SOL dan ssv.network: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.526.475 (kapitalisasi pasar Rp13,8T, volume 24 jam Rp9,77M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.136 (kapitalisasi pasar Rp580,45M, volume 24 jam Rp111,7M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 23,8× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai beredar Binance Staked SOL 9M BNSOL dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 30 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| BNSOL | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,8T | Rp580,45M |
Volume (24h) | Rp9,77M | Rp111,7M |
Suplai yang Beredar | 9M BNSOL | 16M SSV |
Typical Hold Time | 30 Hari | 30 Hari |
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →