Perbedaan Binance Staked SOL dan Scroll: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.528.564 (kapitalisasi pasar Rp13,9T, volume 24 jam Rp10,23M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp356,25 (kapitalisasi pasar Rp67,7M, volume 24 jam Rp30,67M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 205,3× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan Binance Staked SOL terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 33 Hari dan Scroll selama 26 Hari.
| BNSOL | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,9T | Rp67,7M |
Volume (24h) | Rp10,23M | Rp30,67M |
Suplai yang Beredar | 9,1M BNSOL | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 26 Hari |
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →