Perbedaan Binance Staked SOL dan Qtum: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.526.694 (kapitalisasi pasar Rp13,8T, volume 24 jam Rp9,77M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp12.191 (kapitalisasi pasar Rp1,29T, volume 24 jam Rp99,72M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan Binance Staked SOL terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 30 Hari dan Qtum selama 68 Hari.
| BNSOL | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,8T | Rp1,29T |
Volume (24h) | Rp9,77M | Rp99,72M |
Suplai yang Beredar | 9M BNSOL | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 68 Hari |
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →