Perbedaan Binance Staked SOL dan GMX: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.530.669 (kapitalisasi pasar Rp13,98T, volume 24 jam Rp10,36M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp119.465 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp36,56M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar GMX, dan suplai GMX dibatasi (10,5M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Binance Staked SOL terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 33 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| BNSOL | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,98T | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp10,36M | Rp36,56M |
Suplai yang Beredar | 9,1M BNSOL | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 46 Hari |
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →