Perbedaan Binance Staked SOL dan Gas: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.528.564 (kapitalisasi pasar Rp13,9T, volume 24 jam Rp10,23M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp16.553 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp17,83M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 13× kapitalisasi pasar Gas, dan suplai beredar Binance Staked SOL 9,1M BNSOL dibanding 65M GAS milik Gas. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 33 Hari dan Gas selama 48 Hari.
| BNSOL | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,9T | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp10,23M | Rp17,83M |
Suplai yang Beredar | 9,1M BNSOL | 65M GAS |
Typical Hold Time | 33 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →