Perbedaan Binance Staked SOL dan DigiByte: Binance Staked SOL diperdagangkan di Rp1.532.121 (kapitalisasi pasar Rp13,8T, volume 24 jam Rp9,77M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp44,68 (kapitalisasi pasar Rp820,78M, volume 24 jam Rp51,6M). Perbedaan utamanya: Binance Staked SOL jauh lebih besar — sekitar 16,8× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai DigiByte dibatasi (18,4B / 21B DGB (88%)), sedangkan Binance Staked SOL terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Binance Staked SOL selama 30 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| BNSOL | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp13,8T | Rp820,78M |
Volume (24h) | Rp9,77M | Rp51,6M |
Suplai yang Beredar | 9M BNSOL | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 22 Hari |
Binance Staked SOL menggabungkan SOL yang di-staking beserta reward menjadi bentuk token yang dapat diperdagangkan. Berbeda dengan staking tradisional yang mengunci aset, BNSOL memungkinkan Anda menjual, mentransfer, atau tetap menggunakan SOL yang di-stake secara bebas. Anda bisa memindahkan BNSOL ke wallet pribadi dan tetap menerima reward. BNSOL juga terus mengakumulasi reward melalui conversion rate, bahkan saat digunakan di produk Binance lain atau aplikasi DeFi untuk hasil tambahan.
Selengkapnya di halaman BNSOL →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →