Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) vs Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Bank Bumi Arta TbkTrading
Sumber Tani Agung Resources TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Bumi Arta Tbk dan Sumber Tani Agung Resources Tbk: Bank Bumi Arta Tbk diperdagangkan di Rp745 (kapitalisasi pasar 2,55 T, volume 24 jam 30,9 rb), sedangkan Sumber Tani Agung Resources Tbk diperdagangkan di Rp1.010 (kapitalisasi pasar 11,07 T, volume 24 jam 2,74 jt). Perbedaan utamanya: Sumber Tani Agung Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Bank Bumi Arta Tbk, dan Sumber Tani Agung Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,74 jt vs 30,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BNBASTAA
Kapitalisasi Pasar
2,55 T11,07 T
Volume
30,9 rb2,74 jt
Lot
30927,36 rb
Perputaran
23,06 jt2,75 M
Harga Rata-rata
746,131.005,02
Nilai Transaksi
23,06 jt2,75 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.010
Volume Ekuilibrium Indikatif
89

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BNBA
Lihat detail
STAA
Lihat detail

Tentang Bank Bumi Arta Tbk

PT Bank Bumi Arta (the company) was established under its original name of PT Bank Bumi Arta Indonesia on Mar 3, 1967 then changed to PT Bank Bumi Arta based on Notaries Deed dated Jul 19, 1989 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Sept 14, 1992. The Company was merged with PT Bank Duta Nusantara (d/h PT Bank Pegawai) to improve operational banking network and to increase capital structure.The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 8 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 9, 2006, concerning company public offering.

Selengkapnya di halaman BNBA

Tentang Sumber Tani Agung Resources Tbk

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (the Company) (formerly PT Sinarlika Portibijaya Plantation) was established on July 31, 1993 based on the Notarial Deed No. 189 of Reny Helena Hutagalung, S.H., Notary in Medan. The Company has operated its palm oil processing factory since May 2010.

Selengkapnya di halaman STAA