Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Bank Bumi Arta TbkTrading
Bahtera Bumi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Bumi Arta Tbk dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Bank Bumi Arta Tbk diperdagangkan di Rp745 (kapitalisasi pasar 2,55 T, volume 24 jam 30,9 rb), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 541,18 M, volume 24 jam 25,2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Bumi Arta Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Bank Bumi Arta Tbk lebih aktif diperdagangkan (30,9 rb vs 25,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BNBAPGJO
Kapitalisasi Pasar
2,55 T541,18 M
Volume
30,9 rb25,2 rb
Lot
309252
Perputaran
23,06 jt17,3 jt
Harga Rata-rata
746,13686,67
Nilai Transaksi
23,06 jt17,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
685
Volume Ekuilibrium Indikatif
68

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BNBA
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Bank Bumi Arta Tbk

PT Bank Bumi Arta (the company) was established under its original name of PT Bank Bumi Arta Indonesia on Mar 3, 1967 then changed to PT Bank Bumi Arta based on Notaries Deed dated Jul 19, 1989 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Sept 14, 1992. The Company was merged with PT Bank Duta Nusantara (d/h PT Bank Pegawai) to improve operational banking network and to increase capital structure.The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 8 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 9, 2006, concerning company public offering.

Selengkapnya di halaman BNBA

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO