Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank Bumi Arta TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Bumi Arta Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank Bumi Arta Tbk diperdagangkan di Rp745 (kapitalisasi pasar 2,5 T, volume 24 jam 5,1 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp580 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 146,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Bumi Arta Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (146,8 rb vs 5,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BNBAIKBI
Kapitalisasi Pasar
2,5 T691,56 M
Volume
5,1 rb146,8 rb
Lot
511,47 rb
Perputaran
3,8 jt85,2 jt
Harga Rata-rata
745,2580,35
Nilai Transaksi
3,8 jt85,2 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
565
Volume Ekuilibrium Indikatif
300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BNBA
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank Bumi Arta Tbk

PT Bank Bumi Arta (the company) was established under its original name of PT Bank Bumi Arta Indonesia on Mar 3, 1967 then changed to PT Bank Bumi Arta based on Notaries Deed dated Jul 19, 1989 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Sept 14, 1992. The Company was merged with PT Bank Duta Nusantara (d/h PT Bank Pegawai) to improve operational banking network and to increase capital structure.The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 8 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 9, 2006, concerning company public offering.

Selengkapnya di halaman BNBA

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI