Perbedaan Bubblemaps dan Slash Vision Labs: Bubblemaps diperdagangkan di Rp213,08 (kapitalisasi pasar Rp148,65M, volume 24 jam Rp29,88M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp174,5 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp1,44M). Perbedaan utamanya: suplai Bubblemaps dibatasi (697,1M / 1B BMT (70%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Bubblemaps lebih aktif diperdagangkan (Rp29,88M vs Rp1,44M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bubblemaps selama 19 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| BMT | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,65M | -- |
Volume (24h) | Rp29,88M | Rp1,44M |
Suplai yang Beredar | 697,1M / 1B BMT (70%) | -- |
Typical Hold Time | 19 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bubblemaps mengumpulkan dana sebesar €6,5 juta pada 2023 dan 2024 untuk mempercepat pengembangan dan memperluas jangkauannya di berbagai ekosistem. Platform ini banyak digunakan untuk penelitian token dan analisis pasokan, berkontribusi pada investigasi on-chain. Dengan lebih dari 1 juta kunjungan bulanan, Bubblemaps terintegrasi dengan layanan seperti Pump.fun, Etherscan, dan DEX Screener.
Selengkapnya di halaman BMT →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →