Perbedaan Bubblemaps dan Spark: Bubblemaps diperdagangkan di Rp213,78 (kapitalisasi pasar Rp148,45M, volume 24 jam Rp30,27M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp313,34 (kapitalisasi pasar Rp945,91M, volume 24 jam Rp186,63M). Perbedaan utamanya: Spark jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Bubblemaps, dan suplai beredar Bubblemaps 697,1M / 1B BMT (70%) dibanding 3,1B / 10B SPK (31%) milik Spark. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bubblemaps selama 19 Hari dan Spark selama 11 Hari.
| BMT | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,45M | Rp945,91M |
Volume (24h) | Rp30,27M | Rp186,63M |
Suplai yang Beredar | 697,1M / 1B BMT (70%) | 3,1B / 10B SPK (31%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bubblemaps mengumpulkan dana sebesar €6,5 juta pada 2023 dan 2024 untuk mempercepat pengembangan dan memperluas jangkauannya di berbagai ekosistem. Platform ini banyak digunakan untuk penelitian token dan analisis pasokan, berkontribusi pada investigasi on-chain. Dengan lebih dari 1 juta kunjungan bulanan, Bubblemaps terintegrasi dengan layanan seperti Pump.fun, Etherscan, dan DEX Screener.
Selengkapnya di halaman BMT →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →