Perbedaan Bubblemaps dan IOTA: Bubblemaps diperdagangkan di Rp213,41 (kapitalisasi pasar Rp148,45M, volume 24 jam Rp30,27M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp667,38 (kapitalisasi pasar Rp3,02T, volume 24 jam Rp135,38M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 20,3× kapitalisasi pasar Bubblemaps, dan suplai Bubblemaps dibatasi (697,1M / 1B BMT (70%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bubblemaps selama 19 Hari dan IOTA selama 48 Hari.
| BMT | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,45M | Rp3,02T |
Volume (24h) | Rp30,27M | Rp135,38M |
Suplai yang Beredar | 697,1M / 1B BMT (70%) | 4,5B MIOTA |
Typical Hold Time | 19 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bubblemaps mengumpulkan dana sebesar €6,5 juta pada 2023 dan 2024 untuk mempercepat pengembangan dan memperluas jangkauannya di berbagai ekosistem. Platform ini banyak digunakan untuk penelitian token dan analisis pasokan, berkontribusi pada investigasi on-chain. Dengan lebih dari 1 juta kunjungan bulanan, Bubblemaps terintegrasi dengan layanan seperti Pump.fun, Etherscan, dan DEX Screener.
Selengkapnya di halaman BMT →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →