Perbedaan Bubblemaps dan Mina: Bubblemaps diperdagangkan di Rp213,78 (kapitalisasi pasar Rp148,45M, volume 24 jam Rp30,27M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp779,52 (kapitalisasi pasar Rp1T, volume 24 jam Rp89,81M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 6,7× kapitalisasi pasar Bubblemaps, dan suplai Bubblemaps dibatasi (697,1M / 1B BMT (70%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bubblemaps selama 19 Hari dan Mina selama 61 Hari.
| BMT | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,45M | Rp1T |
Volume (24h) | Rp30,27M | Rp89,81M |
Suplai yang Beredar | 697,1M / 1B BMT (70%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 19 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bubblemaps mengumpulkan dana sebesar €6,5 juta pada 2023 dan 2024 untuk mempercepat pengembangan dan memperluas jangkauannya di berbagai ekosistem. Platform ini banyak digunakan untuk penelitian token dan analisis pasokan, berkontribusi pada investigasi on-chain. Dengan lebih dari 1 juta kunjungan bulanan, Bubblemaps terintegrasi dengan layanan seperti Pump.fun, Etherscan, dan DEX Screener.
Selengkapnya di halaman BMT →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →