Perbedaan Bubblemaps dan Cobak Token: Bubblemaps diperdagangkan di Rp213,78 (kapitalisasi pasar Rp148,45M, volume 24 jam Rp30,27M), sedangkan Cobak Token diperdagangkan di Rp3.282 (kapitalisasi pasar Rp325,88M, volume 24 jam Rp45,49M). Perbedaan utamanya: Cobak Token jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Bubblemaps, dan suplai beredar Bubblemaps 697,1M / 1B BMT (70%) dibanding 100M / 100M CBK (100%) milik Cobak Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bubblemaps selama 19 Hari dan Cobak Token selama 16 Hari.
| BMT | CBK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,45M | Rp325,88M |
Volume (24h) | Rp30,27M | Rp45,49M |
Suplai yang Beredar | 697,1M / 1B BMT (70%) | 100M / 100M CBK (100%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 16 Hari |
Bubblemaps mengumpulkan dana sebesar €6,5 juta pada 2023 dan 2024 untuk mempercepat pengembangan dan memperluas jangkauannya di berbagai ekosistem. Platform ini banyak digunakan untuk penelitian token dan analisis pasokan, berkontribusi pada investigasi on-chain. Dengan lebih dari 1 juta kunjungan bulanan, Bubblemaps terintegrasi dengan layanan seperti Pump.fun, Etherscan, dan DEX Screener.
Selengkapnya di halaman BMT →Cobak Token (CBK) adalah komponen utama dari platform Cobak, sebuah ekosistem crypto berbasis aplikasi yang cukup menonjol. Sebagai token utilitas ERC20, CBK berperan penting dalam fungsi platform dengan mendukung pembayaran internal serta memberikan manfaat keanggotaan eksklusif non-monetari. Pengguna yang berpartisipasi dalam aktivitas yang mendukung pertumbuhan komunitas dan platform dapat memperoleh CBK sebagai hadiah.
Selengkapnya di halaman CBK →