Perbedaan Bubblemaps dan Chainbase: Bubblemaps diperdagangkan di Rp328,49 (kapitalisasi pasar Rp232,68M, volume 24 jam Rp644,95M), sedangkan Chainbase diperdagangkan di Rp1.115 (kapitalisasi pasar Rp432,23M, volume 24 jam Rp90,16M). Perbedaan utamanya: Chainbase lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bubblemaps 717,9M / 1B BMT (72%) dibanding 387M / 1B C (39%) milik Chainbase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bubblemaps selama 17 Hari dan Chainbase selama 10 Hari.
| BMT | C | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp232,68M | Rp432,23M |
Volume (24h) | Rp644,95M | Rp90,16M |
Suplai yang Beredar | 717,9M / 1B BMT (72%) | 387M / 1B C (39%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bubblemaps mengumpulkan dana sebesar €6,5 juta pada 2023 dan 2024 untuk mempercepat pengembangan dan memperluas jangkauannya di berbagai ekosistem. Platform ini banyak digunakan untuk penelitian token dan analisis pasokan, berkontribusi pada investigasi on-chain. Dengan lebih dari 1 juta kunjungan bulanan, Bubblemaps terintegrasi dengan layanan seperti Pump.fun, Etherscan, dan DEX Screener.
Selengkapnya di halaman BMT →Chainbase membangun Hyperdata Network untuk AI, berfungsi sebagai lapisan dasar bagi era DataFi. Platform ini mengubah sinyal on-chain yang terfragmentasi menjadi data yang terstruktur, terverifikasi, dan siap untuk AI, memungkinkan koordinasi permissionless antara agen, aplikasi, dan manusia. Chainbase memberdayakan ekonomi data terdesentralisasi di mana data menjadi modal—dapat dikomposisi, dimonetisasi, dan terbuka untuk semua.
Selengkapnya di halaman C →