Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) vs Bukit Asam Tbk. (PTBA)

Bintang Mitra Semestaraya TbkTrading
Bukit Asam Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bintang Mitra Semestaraya Tbk dan Bukit Asam Tbk.: Bintang Mitra Semestaraya Tbk diperdagangkan di Rp302 (kapitalisasi pasar 357,03 M, volume 24 jam 33,4 rb), sedangkan Bukit Asam Tbk. diperdagangkan di Rp2.420 (kapitalisasi pasar 27,88 T, volume 24 jam 6,31 jt). Perbedaan utamanya: Bukit Asam Tbk. jauh lebih besar — sekitar 78,1× kapitalisasi pasar Bintang Mitra Semestaraya Tbk, dan Bukit Asam Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,31 jt vs 33,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMSRPTBA
Kapitalisasi Pasar
357,03 M27,88 T
Volume
33,4 rb6,31 jt
Lot
33463,09 rb
Perputaran
10,18 jt15,2 M
Harga Rata-rata
304,842.409,78
Nilai Transaksi
10,18 jt15,2 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3022.420
Volume Ekuilibrium Indikatif
43,16 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMSR
Lihat detail
PTBA
Lihat detail

Tentang Bintang Mitra Semestaraya Tbk

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (the Company) was established on November 16, 1989 based on Notarial Deed No. 240 of Mrs Siti Pertiwi Henny Shidki, S.H., which had been amended by Notarial Deed No. 246 dated May 31, 1991 by the same Notary regarding the change of name from PT Bintang Mahkota Semestaraya into PT Bintang Mitra Semestaraya. BMSR is a company that concentrate its business on investing its capital on property companies. It generally invest its capital through subsidiary companies and groups in developing commercial buildings, apartments and general housing.

Selengkapnya di halaman BMSR

Tentang Bukit Asam Tbk.

PT Bukit Asam (Persero) Tbk was established on March 2nd 1981 in Tanjung Enim as PT. Tambang Batubara Bukit Asam. However the mine working have been exploited since 1919 under Government of Netherland Indie. Take over by Japan on 1942, and nationalized by Indonesian Government on 1945. On October 30th 1990, government merged Perum Tambang Batubara, Sawahlunto in the corporate. On 1983, corporate assigned by government to develop coal briquet. Employees 4021 personnel.

Selengkapnya di halaman PTBA