Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Bintang Mitra Semestaraya TbkTrading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bintang Mitra Semestaraya Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Bintang Mitra Semestaraya Tbk diperdagangkan di Rp302 (kapitalisasi pasar 357,03 M, volume 24 jam 33,4 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.245 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 909,7 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,2× kapitalisasi pasar Bintang Mitra Semestaraya Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (909,7 rb vs 33,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMSRIPCC
Kapitalisasi Pasar
357,03 M2,22 T
Volume
33,4 rb909,7 rb
Lot
3349,1 rb
Perputaran
10,18 jt1,12 M
Harga Rata-rata
304,841.232,55
Nilai Transaksi
10,18 jt1,12 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3021.245
Volume Ekuilibrium Indikatif
486

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMSR
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Bintang Mitra Semestaraya Tbk

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (the Company) was established on November 16, 1989 based on Notarial Deed No. 240 of Mrs Siti Pertiwi Henny Shidki, S.H., which had been amended by Notarial Deed No. 246 dated May 31, 1991 by the same Notary regarding the change of name from PT Bintang Mahkota Semestaraya into PT Bintang Mitra Semestaraya. BMSR is a company that concentrate its business on investing its capital on property companies. It generally invest its capital through subsidiary companies and groups in developing commercial buildings, apartments and general housing.

Selengkapnya di halaman BMSR

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC