Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Bank Mandiri Persero TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Mandiri Persero Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Bank Mandiri Persero Tbk diperdagangkan di Rp4.200 (kapitalisasi pasar 384,38 T, volume 24 jam 145,28 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Bank Mandiri Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 405,6× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Bank Mandiri Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (145,28 jt vs 13,56 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMRISQMI
Kapitalisasi Pasar
384,38 T947,79 M
Volume
145,28 jt13,56 jt
Lot
1,45 jt135,59 rb
Perputaran
613,36 M797,5 jt
Harga Rata-rata
4.221,8558,82
Nilai Transaksi
613,36 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.20057
Volume Ekuilibrium Indikatif
138,7 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMRI
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Bank Mandiri Persero Tbk

Bank Mandiri was established at 2 Oct 1998 and start in commercial activity at 1 Aug 1999. As a result of merge 4 banks (Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim and Bapindo), Bank Mandiri is Indonesia's largest national bank (assets) as per Dec 31, 2002. Bank Mandiri main activities are corporate banking, commercial banking and consumer banking.

Selengkapnya di halaman BMRI

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI