Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) vs Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC)

Bank Mandiri Persero TbkTrading
Indonesian Tobacco Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Mandiri Persero Tbk dan Indonesian Tobacco Tbk.: Bank Mandiri Persero Tbk diperdagangkan di Rp4.110 (kapitalisasi pasar 381,61 T, volume 24 jam 74,38 jt), sedangkan Indonesian Tobacco Tbk. diperdagangkan di Rp226 (kapitalisasi pasar 212,6 M, volume 24 jam 358,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Mandiri Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 1795× kapitalisasi pasar Indonesian Tobacco Tbk., dan Bank Mandiri Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (74,38 jt vs 358,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMRIITIC
Kapitalisasi Pasar
381,61 T212,6 M
Volume
74,38 jt358,8 rb
Lot
743,75 rb3,59 rb
Perputaran
305,68 M80,9 jt
Harga Rata-rata
4.109,91225,48
Nilai Transaksi
305,68 M80,9 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.140224
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,5 rb39

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMRI
Lihat detail
ITIC
Lihat detail

Tentang Bank Mandiri Persero Tbk

Bank Mandiri was established at 2 Oct 1998 and start in commercial activity at 1 Aug 1999. As a result of merge 4 banks (Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim and Bapindo), Bank Mandiri is Indonesia's largest national bank (assets) as per Dec 31, 2002. Bank Mandiri main activities are corporate banking, commercial banking and consumer banking.

Selengkapnya di halaman BMRI

Tentang Indonesian Tobacco Tbk.

PT Indonesian Tobacco Tbk (the Company) was established in Notarial Deed No. 25 dated May 16, 1955 of Public Notary H. Chusen Bisri, S.H. under the name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial Company approved by the Minister of Justice of the deed of Establishment Republic of Indonesia in Decision Letter No. J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.

Selengkapnya di halaman ITIC