Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Bank Mandiri Persero TbkTrading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Mandiri Persero Tbk dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Bank Mandiri Persero Tbk diperdagangkan di Rp4.200 (kapitalisasi pasar 384,38 T, volume 24 jam 145,28 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp835 (kapitalisasi pasar 3,28 T, volume 24 jam 63,9 rb). Perbedaan utamanya: Bank Mandiri Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 117,2× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan Bank Mandiri Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (145,28 jt vs 63,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMRIIMAS
Kapitalisasi Pasar
384,38 T3,28 T
Volume
145,28 jt63,9 rb
Lot
1,45 jt639
Perputaran
613,36 M53,08 jt
Harga Rata-rata
4.221,85830,74
Nilai Transaksi
613,36 M53,08 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.200825
Volume Ekuilibrium Indikatif
138,7 rb2

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMRI
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Bank Mandiri Persero Tbk

Bank Mandiri was established at 2 Oct 1998 and start in commercial activity at 1 Aug 1999. As a result of merge 4 banks (Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim and Bapindo), Bank Mandiri is Indonesia's largest national bank (assets) as per Dec 31, 2002. Bank Mandiri main activities are corporate banking, commercial banking and consumer banking.

Selengkapnya di halaman BMRI

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS