Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bundamedik Tbk (BMHS) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Bundamedik TbkTrading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bundamedik Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Bundamedik Tbk diperdagangkan di Rp176 (kapitalisasi pasar 1,51 T, volume 24 jam 536,7 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Bundamedik Tbk, dan Bundamedik Tbk lebih aktif diperdagangkan (536,7 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMHSEPMT
Kapitalisasi Pasar
1,51 T6,23 T
Volume
536,7 rb3,1 rb
Lot
5,37 rb31
Perputaran
93,41 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
174,052.325,48
Nilai Transaksi
93,41 jt7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
176
Volume Ekuilibrium Indikatif
100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMHS
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Bundamedik Tbk

PT Bundamedik Tbk (the “Company”) was established on 13 April 1978 based on Notarial Deed No. 21 of Adlan Yulizar, S.H. The Company strated its commercial operations in 1978. The Company’s parent and ultimate parent of the group is PT Bunda Investama Indonesia.

Selengkapnya di halaman BMHS

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT