Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lavender Bina Cendikia Tbk. (BMBL) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Lavender Bina Cendikia Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lavender Bina Cendikia Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Lavender Bina Cendikia Tbk. diperdagangkan di Rp31 (kapitalisasi pasar 32,96 M, volume 24 jam 263,6 rb), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.240 (kapitalisasi pasar 26,5 T, volume 24 jam 1,24 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 804× kapitalisasi pasar Lavender Bina Cendikia Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,24 jt vs 263,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMBLJPFA
Kapitalisasi Pasar
32,96 M26,5 T
Volume
263,6 rb1,24 jt
Lot
2,64 rb12,44 rb
Perputaran
8,16 jt2,8 M
Harga Rata-rata
30,952.253,03
Nilai Transaksi
8,16 jt2,8 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
41,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMBL
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Lavender Bina Cendikia Tbk.

PT Lavender Bina Cendikia Tbk ("Company") was established on November 27, 2013 based on theNotarial deed of Suparman Hasyim, S.H., No. 35. The Company started its commercial operations in2013. The ultimate beneficial owner of the Company is Galih Pandekar.

Selengkapnya di halaman BMBL

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA