Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lavender Bina Cendikia Tbk. (BMBL) vs Delta Djakarta Tbk. (DLTA)

Lavender Bina Cendikia Tbk.Trading
Delta Djakarta Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lavender Bina Cendikia Tbk. dan Delta Djakarta Tbk.: Lavender Bina Cendikia Tbk. diperdagangkan di Rp30 (kapitalisasi pasar 30,9 M, volume 24 jam 2,96 jt), sedangkan Delta Djakarta Tbk. diperdagangkan di Rp1.755 (kapitalisasi pasar 1,42 T, volume 24 jam 137,1 rb). Perbedaan utamanya: Delta Djakarta Tbk. jauh lebih besar — sekitar 46× kapitalisasi pasar Lavender Bina Cendikia Tbk., dan Lavender Bina Cendikia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,96 jt vs 137,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMBLDLTA
Kapitalisasi Pasar
30,9 M1,42 T
Volume
2,96 jt137,1 rb
Lot
29,64 rb1,37 rb
Perputaran
88,75 jt240,59 jt
Harga Rata-rata
29,941.754,85
Nilai Transaksi
88,75 jt240,59 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
301.755
Volume Ekuilibrium Indikatif
14

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMBL
Lihat detail
DLTA
Lihat detail

Tentang Lavender Bina Cendikia Tbk.

PT Lavender Bina Cendikia Tbk ("Company") was established on November 27, 2013 based on theNotarial deed of Suparman Hasyim, S.H., No. 35. The Company started its commercial operations in2013. The ultimate beneficial owner of the Company is Galih Pandekar.

Selengkapnya di halaman BMBL

Tentang Delta Djakarta Tbk.

The Company was originally established by a German business group in 1932. It produced the very first beer, Anker Bir, in the country. This makes the Anker Brand the first and original Indonesian beer. The company has been changing hands from German to Dutch, and to Japanese, until it was finally established as PT Delta Djakarta in 1970. It has become and remained as a strong player in the industry. Today, PT Delta Djakarta produces Anker Bir, Anker Stout and Shanta Shandy as well as licensed brands San Miguel and Carlsberg. Distribution extends from Medan to Irian Jaya and from Jakarta to Manado. Collectively, these brands own a major share in the beer industry. PT Delta Djakarta was listed as a public company in the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges in 1983. Today, shareholders include the city Government of DKI Jakarta and San Miguel Brewing International Limited.

Selengkapnya di halaman DLTA