Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Suryamas Dutamakmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Suryamas Dutamakmur Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Suryamas Dutamakmur Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 2,72 T, volume 24 jam 32,2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Suryamas Dutamakmur Tbk., dan Suryamas Dutamakmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (32,2 rb vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASSMDM
Kapitalisasi Pasar
8,49 T2,72 T
Volume
6,6 rb32,2 rb
Lot
66322
Perputaran
3,12 jt18,19 jt
Harga Rata-rata
472,15564,97
Nilai Transaksi
3,12 jt18,19 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
565
Volume Ekuilibrium Indikatif
12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
SMDM
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Suryamas Dutamakmur Tbk.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (the Company) was established based on notarial Deed No. 322, dated September 21, 1989 of Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT. Suryamas Dutamakmur has a specific aim to participate in meeting the growing demand for quality residential development in the Greater Jakarta area.

Selengkapnya di halaman SMDM