Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Pulau Subur Tbk. (PTPS)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Pulau Subur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Pulau Subur Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Pulau Subur Tbk. diperdagangkan di Rp138 (kapitalisasi pasar 294,78 M, volume 24 jam 1,59 jt). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 28,8× kapitalisasi pasar Pulau Subur Tbk., dan Pulau Subur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,59 jt vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASPTPS
Kapitalisasi Pasar
8,49 T294,78 M
Volume
6,6 rb1,59 jt
Lot
6615,91 rb
Perputaran
3,12 jt219,89 jt
Harga Rata-rata
472,15138,18
Nilai Transaksi
3,12 jt219,89 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
138
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,05 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
PTPS
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Pulau Subur Tbk.

PT Pulau Subur Tbk (the Company) was established based on Deed No. 1 of October 1, 1980 by Justin AR, S.H., notary in Palembang. The Company started its commercial operations in October 1980. PT Sekawan Kontrindo, is the parent entity of the Company. The ultimate shareholders of the Company is Mr. Abunawar.

Selengkapnya di halaman PTPS