Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Kabelindo Murni Tbk (KBLM)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Kabelindo Murni TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Kabelindo Murni Tbk: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp498 (kapitalisasi pasar 8,96 T, volume 24 jam 15,4 rb), sedangkan Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 340,48 M, volume 24 jam 500). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 26,3× kapitalisasi pasar Kabelindo Murni Tbk, dan Bank Maspion Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (15,4 rb vs 500). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASKBLM
Kapitalisasi Pasar
8,96 T340,48 M
Volume
15,4 rb500
Lot
1545
Perputaran
7,65 jt152,4 rb
Harga Rata-rata
496,87304,8
Nilai Transaksi
7,65 jt152,4 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
505306
Volume Ekuilibrium Indikatif
2002

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
KBLM
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM