Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Nitrasanata Dharma Tbk. (JECX)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Nitrasanata Dharma Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Nitrasanata Dharma Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Nitrasanata Dharma Tbk. diperdagangkan di Rp1.405 (kapitalisasi pasar 4,31 T, volume 24 jam 52,15 jt). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Nitrasanata Dharma Tbk. lebih aktif diperdagangkan (52,15 jt vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASJECX
Kapitalisasi Pasar
8,49 T4,31 T
Volume
6,6 rb52,15 jt
Lot
66521,52 rb
Perputaran
3,12 jt74,6 M
Harga Rata-rata
472,151.430,42
Nilai Transaksi
3,12 jt74,6 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.405
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,91 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
JECX
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Nitrasanata Dharma Tbk.

PT Nitrasanata Dharma Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 526 of Richardus Nangkih Sinulingga, S.H., dated November 28, 1990. The Company started its commercial operations in 1990. PT Magna Selaras Lestari is the controlling entity of the Company, and Dr. Darwan Madja Purba, SpM(K) as ultimate beneficial owner of the Company.

Selengkapnya di halaman JECX