Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.245 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 909,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (909,7 rb vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BMAS | IPCC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 8,49 T | 2,22 T |
Volume | 6,6 rb | 909,7 rb |
Lot | 66 | 9,1 rb |
Perputaran | 3,12 jt | 1,12 M |
Harga Rata-rata | 472,15 | 1.232,55 |
Nilai Transaksi | 3,12 jt | 1,12 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | — | 1.245 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | — | 86 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.
Selengkapnya di halaman BMAS →PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →