Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,5× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (83,5 rb vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASIKBI
Kapitalisasi Pasar
8,49 T679,32 M
Volume
6,6 rb83,5 rb
Lot
66835
Perputaran
3,12 jt47,29 jt
Harga Rata-rata
472,15566,29
Nilai Transaksi
3,12 jt47,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
560
Volume Ekuilibrium Indikatif
1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI