Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp490 (kapitalisasi pasar 8,96 T, volume 24 jam 76,1 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 148,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (148,8 rb vs 76,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASGGRP
Kapitalisasi Pasar
8,96 T3,68 T
Volume
76,1 rb148,8 rb
Lot
7611,49 rb
Perputaran
37,5 jt44,88 jt
Harga Rata-rata
492,76301,58
Nilai Transaksi
37,5 jt44,88 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
490304
Volume Ekuilibrium Indikatif
991

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP