Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Gunawan Dianjaya Steel Tbk. (GDST)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Gunawan Dianjaya Steel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 757,89 M, volume 24 jam 146,34 jt). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Gunawan Dianjaya Steel Tbk., dan Gunawan Dianjaya Steel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (146,34 jt vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASGDST
Kapitalisasi Pasar
8,49 T757,89 M
Volume
6,6 rb146,34 jt
Lot
661,46 jt
Perputaran
3,12 jt14,37 M
Harga Rata-rata
472,1598,21
Nilai Transaksi
3,12 jt14,37 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
101
Volume Ekuilibrium Indikatif
27,62 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
GDST
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Gunawan Dianjaya Steel Tbk.

PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (the Company) was established within the Frameworkof Domestic Investment Law No. 6 year 1968 amended by the Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 6 Jamilah Nahdi, S.H., dated April 8, 1989.

Selengkapnya di halaman GDST