Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Cipta Sarana Medika Tbk. (DKHH)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Cipta Sarana Medika Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Cipta Sarana Medika Tbk.: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Cipta Sarana Medika Tbk. diperdagangkan di Rp63 (kapitalisasi pasar 158,12 M, volume 24 jam 8,21 jt). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 53,7× kapitalisasi pasar Cipta Sarana Medika Tbk., dan Cipta Sarana Medika Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,21 jt vs 6,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASDKHH
Kapitalisasi Pasar
8,49 T158,12 M
Volume
6,6 rb8,21 jt
Lot
6682,15 rb
Perputaran
3,12 jt515,2 jt
Harga Rata-rata
472,1562,72
Nilai Transaksi
3,12 jt515,2 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
63
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,33 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
DKHH
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Cipta Sarana Medika Tbk.

PT Cipta Sarana Medika Tbk (the Company) was established based on Deed No. 90 dated September 17, 2014 by Dede Fujianti, SH., M.Kn., Notary in Sukabumi. The Company ultimate parent entity is PT Siliwangi Djajakusumah Bersatu. The Company started its commercial operations in 2014.

Selengkapnya di halaman DKHH