Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) vs Indo Kordsa Tbk (BRAM)

Bank Maspion Indonesia Tbk.Trading
Indo Kordsa TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Maspion Indonesia Tbk. dan Indo Kordsa Tbk: Bank Maspion Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp476 (kapitalisasi pasar 8,49 T, volume 24 jam 6,6 rb), sedangkan Indo Kordsa Tbk diperdagangkan di Rp4.550 (kapitalisasi pasar 2,01 T, volume 24 jam 1,2 rb). Perbedaan utamanya: Bank Maspion Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Indo Kordsa Tbk, dan Bank Maspion Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,6 rb vs 1,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BMASBRAM
Kapitalisasi Pasar
8,49 T2,01 T
Volume
6,6 rb1,2 rb
Lot
6612
Perputaran
3,12 jt5,46 jt
Harga Rata-rata
472,154.551,67
Nilai Transaksi
3,12 jt5,46 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BMAS
Lihat detail
BRAM
Lihat detail

Tentang Bank Maspion Indonesia Tbk.

PT Bank Maspion Indonesia Tbk (the Bank) was established on November 6, 1989 based on Notarial Deed No. 68 of Soetjipto, S.H., which was amended by Notarial Deed No. 49 dated December 5, 1989 of the same notary. The Bank started its commercial operations in 1990. As of December 31, 2012, the Bank has 10 domestic branches, 27 sub-branches, 10 cash offices and 45 Automatic Teller Machines (ATMs) located at Surabaya, Jakarta, Semarang, Denpasar, Medan, Bandung, Makassar, Malang, Solo and Purwokerto.

Selengkapnya di halaman BMAS

Tentang Indo Kordsa Tbk

PT Indo Kordsa Tbk (the Company) was established in 1981 in Jakarta, PT Branta Mulia Tbk was South East Asian’s first tire cord fabric manufacturer. The Branta Mulia Group has since expanded its vertical integration to include the production facilities of nylon 66 and polyester tire yarns used in the manufacture of tire cord fabrics. The company’s production process applies state of the art technologies in its Indonesian and Thailand tire cord fabric plants. PT Branta Mulia Tbk became a publicly listed company in 1990 when its shares were initially listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges. All of the company’s issued shares have been de-listed from PT Bursa Efek Surabaya effective from 5 September 1999.

Selengkapnya di halaman BRAM