Perbedaan Blur dan Subsquid: Blur diperdagangkan di Rp323,08 (kapitalisasi pasar Rp917,01M, volume 24 jam Rp683,44M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp540,6 (kapitalisasi pasar Rp550,67M, volume 24 jam Rp67,83M). Perbedaan utamanya: Blur lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan Blur terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Blur selama 44 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| BLUR | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp917,01M | Rp550,67M |
Volume (24h) | Rp683,44M | Rp67,83M |
Suplai yang Beredar | 2,8B BLUR | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
BLUR adalah token tata kelola asli dari Blur, pasar NFT dan platform agregator yang menawarkan fitur-fitur canggih seperti umpan harga waktu nyata, manajemen portofolio, dan perbandingan NFT multi-pasar. Ia mengklaim memiliki sapuan NFT yang lebih cepat, dan antarmuka yang lebih intuitif dibandingkan platform serupa lainnya.
Selengkapnya di halaman BLUR →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →